Menu Tradisional

Baru sempat update ... yang ini nasi uduk permintaan Pinkan waktu ultah minggu lalu. Seperti biasanya, aku nggak pernah memaksakan diri untuk mencari cari pelengkap menu untuk setiap hidangan yang ku masak. Apa yang ada dan sudah tersedia, hanya itu yang aku gunakan. Kecuali untuk memenuhi pesanan teman atau customer lainnya yang memang membutuhkan bahan dan pelengkap asli. Order tetap order...
Layaknya nasi uduk kadang menggunakan sambel oncom sebagai pelengkap, atau bihun goreng dan semur tahu untuk nasi uduk versi betawi. Namun tidak demikian dengan nasi uduk dari dapurku. Aku hanya gunakan lauk pauk yang nyaris sama dengan nasi kuning, sebagai pelengkapnya. Hanya nasi saja yang berbeda warna dan rasa, sambal kacang yang diuleg dan dicampur dengan kecap asin, bawang merah, cabe dan tomat. Ayam goreng lengkuas, kering kentang, telur dadar dan ketimun sebagai pelengkap lain pada nasi uduk ini.


Resep Nasi Uduk

Bahan :
- 3 gelas beras, cuci bersih
- 250 ml santan cair
- 100 ml santan kental
Bumbu :
- 1 sdt garam halus
- 1/2 sdt gula pasir
- 1 ruas jahe
- 7 cm batang sereh
- 2 lbr daun salam
Cara memasak :
1. Kecuali santan kental, aduk semua bahan dan bumbu hingga rata. Masak diatas kompor dengan api sedang.
2. Setelah adonan nasi agak menyusut, tuangkan santan kental sambil terus aduk2 pelan dan rata. Angkat.
3. Tuangkan adonan nasi yang telah mengental dalam dandang, kukus hingga matang. Sesekali aduk2 pelan supaya nasi matang merata. Sajikan bersama dengan lauk pauk sesuai selera.

Kommentare

Lidia Sianturi hat gesagt…
klengkam/kering kentange menggoda iman ki....bagi dong...
Met ultah Pingkan...
sefa firdaus hat gesagt…
loh loh... aku kok gak diundang masak enak-enak kayak gini :D
Judith hat gesagt…
# Lidya : maturnuwun Lidya ucapane. Menggoda selera maksudnya he he :)

# Sefa : ealah undangnnya nyasar kali ya :D, pantesan Sefa nggak hadir he he ..*opo toh iki.
si Dyah hat gesagt…
Order...order...dikirim ke kota Singa yaaaa!!

hmmm....jadi pingin lho mbak! Itu kering kentangnya paling gak bisa bikin sendiri...duuuuhhh

Met Ultah Pingkan! Pasti hepi sekali ya, makan nasi kesukaan? Tante Dyah juga suka loooh (hihi...siapa yang tanya ya)
Judith hat gesagt…
Lha monggo jeng dicicipi, coba kita tetanggaan ya :)

Makasih ucapannya, salam dari Pinkan :D
anisa hat gesagt…
eHM...Enake mbak.. jagi pingin.
Btw tuk pingkan met Ultah ya sayang, makin pinter dan sayang mama dan keluarga ya. maaf telat
Lambertus L. Hurek hat gesagt…
Wah, yang ini baru saya suka. Ulang tahun ya Mbak Judith? Met ultah, semoga tetap sehat, segar, bahagia... dan makin pintar masak.
Juga selamat Natal dan Tahun Baru.

Beliebte Posts aus diesem Blog

Proll Pisang

Tahu Campur Situbondo

Home-made Rempeyek Kacang