
Nama aslinya Combro, kalo isinya oncom. He he, yang ini kunamai Tembro aja deh karna isinya tempe. Dah lama sejak sebelum camping, aku pingin bikin camilan ini. Kebetulan masih ada 2 stok tempe di freezzer. Jadilah keinginanku maem yang garing gurih dan pedes, sudah terlaksana ... Ide muncul dari yang kulihat di Kedai Hamburg. Memang nggak kalah lezat isi oncom diganti tempe, yang jelas rasanya nggak jauh berbeda. Asik nikmatin tembro-ku, mertua lewat kutak tau, hihii ...*peace Mutter

Bahan :
- 1 kg singkong, kupas dan parut
- 7oo gr tempe, hancurkan
- 3 sdm kelapa parut, aku pake kelapa parut kering
- Daun kemangi secukupnya
- Cabe merah secukupnya, iris halus
- Daun bawang secukupnya, iris halus
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu :
- 7 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1/2 sdt kencur bubuk
- 1 sdt garam + 1/2 sdt kecap asin
- 1/2 sdt bumbu penyedap
- Gula merah secukupnya
- 5 sdm air hangat
Cara membuat :
1. Tiriskan singkong yang telah diparut, hingga air pada singkong parut menyusut. Campurkan kelapa parut dan beri sedikit garam, aduk rata hingga adonan cukup mantap untuk dibentuk. Sisihkan.
2. Sementara itu haluskan semua bumbu dan tumis hingga harum, masukkan tempe yang telah hancur, cabe, daun bawang dan kemangi dan 5 sdm air hangat. Aduk hingga rata, angkat.
3. Bentuk adonan singkong bulat atau lonjong dan beri adonan tempe sebagai isi, secukupnya. Begitu seterusnya hingga adonan habis. Goreng dalam minyak panas.

Dari yang sering aku ketahui dan rasakan, ubi kayu atau singkong diswiss rata2 manis rasanya. Kadang kalo pas bikin dessert yang memerlukan singkong sebagai bahan baku, aku nggak perlu terlalu banyak membutuhkan tambahan gula. Belum tau pasti darimana negara ini meng-import singkong, jelasnya singkong tersebut sudah bersih tak bertanah namun dibalut lapisan lilin. Maksudnya yaitu untuk menjaga kwalitas singkong agar tahan lama. Tapi hal itu tidak menjamin, karena kendati terbalut lapisan lilin-pun kalo para importir nggak hati2 ngepak singkong, akibatnya singkong jadi bonyok, dan kerjaan buat para pembeli harus pandai2 memilih ...
Kommentare
# Andri : iya Ndri... hihii
# Retno : lho jeng Hajjah aku kok baru tau ada singkong parut beku.. tau gitu aku beli aja yang beku hiii enak nggak ua^sah ngoyo ngupas danmarut .. Danke
# Fanny Wijaya : Ayo Fan kita tukeran, he he. Setauku nggak mantap kalo diganti sweet potato, rasanya bedalah ..Thanks.
# Anisa : Lha tak kirimi singkong dari swisspiye ..hehe, swiss dewe juga ngimport je. TQ
# Elsye : Wah sayang ya.. kok nggak ada singkong.dikirimi mau ndak ..he he.TQ.
# Ayin : Yo wes ngabisin stok dulu sebelum pulkam ..