Ya beginilah tragisnya camping, makan yang serba hangus dan sayur mayur di salad! Baju berbau asap, dan makanan harus segera dihabiskan. Karena esoknya akan nggak enak lagi kalo barbeque dihidangkan atau disantap setelah dingin.
Untungnya cuma dua hari saja kami menikmati sayap dan paha ayam hangus, he he! Hari hari lainnya kami lebih banyak menghabiskan waktu di luar Camping Zone dan tentu saja lunch dalam perjalanan dan waktu dinner dah telat untuk berbakar bakar. Membuat sendiri hidangan praktis dan siap santap. Malemnya nongkrong di Cafe sambil menikmati dessert ala Walliser ...Untungnya pada hari hari pertama hingga pertengahan minggu, cuaca sangat cerah walau sedikit berangin, dengan demikian mendukung keceriaan diwajah anak2ku saat itu. Tapi aku terus menerus terbayang camilan enak ala Indonesia, hiks ... tahu isi, risoles, bakwan, mendoan de el el. Aku nurutin aja apa kata hati, kalo lagi liburan nikmati saja sebisa mungkin untuk melepas kegiatan ato aktivtas sehari hari termasuk kegiatan di dapur. Makanya selama di Camping aku nggak banyak kegiatan memasak. Nge grill sih udah jadi tugas suami, he he!
Kommentare
Waaaa..... kok yg ke-bayang2 cemilan Indonesia seh?
## To Eucaplyptus: Ha ha Makasih ya mbak ...
Thanks Vina ..