AyGor Lepastulang


Kurleb 15 tahun yang lalu, ada salah satu dari om dan tanteku yang buka waroeng makan dengan nama seperti judul yang tercantum diatas. Karena proyek gusur menggusur di Jakarta Pusat, maka waroeng mereka juga kesambit proyek gusuran tersebut ...
Bagai daun kering tertiup angin kemudian terbang dan dipungut dinas kebersihan ( tapi sayangnya nggak didaur ulang ) entah kemana si aygor lepastulang itu. Karena sudah tak kudengar lagi beritanya, perkembangannya apalagi baunyapun sudah tak tercium boo ..
Disebut lepastulang, karena ayam goreng ini sangat lunak dan dagingnya mudah lepas dari sang tulang hingga si tulang resik tak tersisa urat sedikitpun, konon ceritanya begitcuuu ...
Bahan :
- 1 Ekor ayam (terserah mo ayam kampung ato kota), potong sesuai selera
- Air secukupnya
Bumbu halus :
- 3 btr. kemiri
- 1 siung bawang putih
- 1 ruas ibu jari kunyit
- 1 potong lengkuas
- 1 potong jahe
Bumbu lainnya :
- 1 lbr. daun salam
- 1 btg. daun sereh
- 1/2 sdt. lada bubuk
- 1 sdt. garam halus
- 1/2 sdt. gula pasir
- 1 sdt. bumbu penyedap
Cara membuat :
1. Campurkan ayam potong dengan semua bumbu dan beri sedikit air. Rebus dengan api kecil selama kuleb 1 setengah jam. (cara aslinya sih rebus semalem suntuk diatas anglo dengan arang). Tapi saya cukup dengan cara modern saja, hihihi ...
2. Tiriskan ayam setelah matang. Kemudian goreng dalam minyak panas dengan api sedang.
3. Hidangkan dengan lalapan dan sambal giling yang diberi sedikit kecap manis.
Selamat mencoba ...

Kommentare

Beliebte Posts aus diesem Blog

Mini Terang Bulan Cake

Proll Pisang

Tahu Campur Situbondo