Martabak Ayam


Semalem biar kata capek tapi aku sempatkan diri membuat hidangan ini. Nggak sulit, judith gunakan kulit lumpia yang sudah siap pakai. Tinggal isinya kuganti dengan daging ayam cincang karena yang paling express dan sudah tersedia hanya daging ayam, trus diblender.
Berawal dari teman saya Tutut, minggu lalu dia membuat Martabak, kemudian Virus masaknya nyambung. Selama dalam perjalanan kemarin balik liburan yang cuma 2 hari, aku kebayang2 si Martabak. Udah deh, sesampai dirumah sore2an, istirahat dulu kemudian siap tempur didapur.
Bahan :
- 20 lbr. kulit lumpia siap pakai
- 500 gr. daging ayam cincang
- 2 ikat daun bawang besar, rajang halus
- 5 btr. telur ayam, kocok lepas
- Minyak untuk menumis dan menggoreng
Bumbu :
- 2 siung bawang bombay ukuran sedang, rajang halus
- 1 siung kecil bawang putih, cincang halus
- 1/2 sdt. ketumbar bubuk
- 1 sdt. bumbu yellow curry
- 1/2 sdt. kaldu ayam instant
- Gula merah secukupnya
Cara membuat :
1. Tumis semua bumbu hingga harum, masukkan daging ayam cincang, beri sedikit air, aduk rata. Masak hingga matang. Angkat dan sisihkan.
2. Setelah adonan isi dingin, masukkan dalam telur kocok, campur hingga rata. Masukkan kemudian irisan daun bawang. Sekali lagi aduk rata.
3. Siapkan masing2 2 lembar kulit lumpia, ditumpuk silang atau susun sesuai selera. Isi tiap2 kulit lumpia dengan daging ayam tadi kemudian lipat2 menjadi 4 persegi. Begitu seterusnya hingga selesai.
4. Goreng sedikit demi sedikit martabak tersebut dengan api sedang, hingga matang.
5. Sajikan hangat2 bersama dengan Acar ketimun sebagai pelengakap.
  • Note :
- Sengaja saya gunakan 2 lembar kulit lumpia pada setiap 1buah Martabak, karena menghindari kulit yang bocor pada saat digoreng. Mengingat adonan isi agak kental / tidak kering.
- Tutup bagian akhir lipatan kulit dengan menggunakan putih telur yang telah dikocok bersama terigu.
- Untuk Isi bisa diganti dengan daging sapi.
- Hidangan untuk 5 -6 porsi.
Selamat Mencoba.

Kommentare

Elyani hat gesagt…
Martabak asin, manis duanya daku suka. Tapi gak pernah bikin...hi3...habis yg jualan banyak sih. Apalagi kalo main ke Bogor..wis langsung nongkrong di Martabak Air Mancur.
Jiewa hat gesagt…
Martabak is my no.1 fav food. seriuoly ! Tiap minggu mesti makan martabak deh. Aku biasanya suka kalo bawang perai-nya yang banyak.. hehe
Andri Kusuma Harmaya hat gesagt…
Lhaaa ini cemilan favoritku...hehe...Isi daging ayam??Weleh...ndah enake mbak... ^_^
Di swiss emange ada yg jual martabak to mbak?Ning jangan maem daging terlalu banyak...ntar kadar kolesterol darahnya malah naik lho...huhuhu... ^o^
Elsye hat gesagt…
waaaa mbak ternayta kita sama suka bikin martabak ini..hihihihi..emang toppp
judith hat gesagt…
Terimakasih untuk semua teman2 yang sudah kasih komentar disini ...

Di Swiss nggak ada Martabak, makanya saya bikin saja sendiri untuk tombo kangen, he he he.

Salam hangat ...

Beliebte Posts aus diesem Blog

Mini Terang Bulan Cake

Proll Pisang

Tahu Campur Situbondo