Chicken Curry a la Bangkok

  • Bahan2 untuk Curry ini :

- 3o0 gr. filet ayam, 50 gr. baby carrot, 5o gr. kacang polong, beberapa ananas potong dadu.

- 50 gr. bambu (rebung) potong tipis dan 500 ml. air

  • Bumbu yang dihaluskan :

- 7 siung cabe merah, 1 siung bawang bombay, 1 tangkai sereh, 3 siung bawang putih, 5 btr. ebi, 1 ruas lengkuas (plusminus 3 cm.).

  • Bumbu lainnya :

- 3 btr. daun jeruk nipis, 5 lbr. basilikum, 2 tangkai daun ketumbar, 300 gr. santan bubuk, 1/2 sdt. garam, 1 sdt. gula pasir, 1 sdt kecap asin dan 1/2 sdt. kecap ikan, 1 sdt. kaldu ayam instant, minyak goreng secukupnya untuk menumis.

  • Cara memasak :

1. Tumis ayam terlebih dahulu hingga setengah matang, menyusul kemudian bumbu yang telah dihaluskan, aduk rata dan tuangkan air secara bertahap.

2. Sebelum air benar2 mendidih ( hangat2 kuku ) masukan santan bubuk sambil terus aduk merata hingga tidak ada gumpalan bubuk santan, diamkan beberapa menit.

3. Terakhir, masukkan bumbu lainnya termasuk sisa bahan diatas, baby carrot, ananas, rebung dan kacang polong. Aduk sekali lagi hingga merata dan kuah agak mengental kemudian angkat dan sajikan.

Note :

- Santan bubuk bisa diganti dengan santan cair 200 ml ditambah santan kental 300 ml.

- Bisa tambahkan irisan tomate sebagai pelengkap.Tentu saja nasi putih juga sebagai pelengkap yang tidak terlewatkan.

Untuk 2 Porsi.

Selamat mencoba ...

Kommentare

deeTha hat gesagt…
wah, aku jadi ingat waktu ke Bangkok 2 tahun lalu. kare ayam Bangkok ni emang wuenak bangets! nyem...nyem....nyem....
Judith hat gesagt…
Benul benul Deeth,eh betul ...
Udah gitu kare-ne macem2 rasa dan warna.Ada kare ijo dan kare kuning, ada kare merah trus ada panang kare,hm hm hm... Lha kok ndhilalah-e makanan Asia sing ngetrend di swiss adalah makanan Bangkok alias Thailand ! hwa hwa hiks hiks ... Kalo makanan kita cuma nasi goreng dan bakmi goreng thok sing ngetrend disono,hiiiiksss...
deeTha hat gesagt…
ho'oh mbak.emang Thai food ki mak nyus tnan rasanya.sea food e jg sueger2.duh,jd kangen...
tp sdih jg knapa kuliner ina yg sbnrnya g kalah wuenak kok kurang bs go int' ya??
Judith hat gesagt…
Biarin lah Deeth, itu lebih baik. Untuk mempertahankan Citra Rasa dan Kultur Kita bangsa Ina. di Negara lain.Toh Negara Ina. juga terkenal Budaya Tradisional-nya.
Banyak orang Eropa yang sudah mengenal Negara Ina, mereka lebih menyukai Kuliner kita. Tapi juga banyak diantara mereka yang menganggap hidangan kita sama dengan Thai food, padahal sesungguhnya tidak demikian ...

Udahlah Deeth cah Ayu kita ngalah aja daripada bonyok! eh lho, aku ngawur iki ...hehehe hiiii.

Beliebte Posts aus diesem Blog

Mini Terang Bulan Cake

Proll Pisang

Tahu Campur Situbondo